Hukum dan Kriminal

Aktivis Perempuan Sorot Perlakuan Istimewa “Predator Anak“ di Lapas Kelas III Saumlaki

×

Aktivis Perempuan Sorot Perlakuan Istimewa “Predator Anak“ di Lapas Kelas III Saumlaki

Sebarkan artikel ini
Animasi Napi Keluar Lapas
Animasi Napi Keluar Lapas. Seorang Warga Binaan Lapas Kelas III Saumlaki dilaporkan bebas berkeliaran. F:NET-

SAUMLAKI, SentralPolitik.com – Aktivis perempuan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menyoroti adanya dugaan perlakuan istimewa yang diberikan kepada narapidana kasus persetubuhan (predator) anak di Lapas Kelas III Saumlaki.

Rania Sangadji, menyebut pimpinan Lapas tidak bisa membiarkan Predator Anak bernama Danur itu berkeliaran bebas di luar tembok Lapas.

Apalagi, kata Rania kepada wartawan, Rabu (26/11/2025) yang bersangkutan bahkan menggunakan kendaraan dinas milik lembaga pemasyarakatan.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Terpidana kasus pemerkosaan anak seharusnya menjalani pidana sesuai putusan pengadilan, bukan bebas keluar masuk Lapas seperti orang tidak bersalah,” tegasnya.

Media ini sebelumnya melansir selain terkesan bebas berkeliaran. Sesuai laporan, Danur bahkan memiliki tempatkan khusus di dalam sel, seperti di-izinkan tidur di Mushola Lapas.

Ia juga mendapat kepercayaan sebagai kepala mekanik di bengkel milik Lapas sehingga memiliki akses yang bebeas.

Menurutnya, perlakuan tersebut bertentangan dengan prinsip persamaan di hadapan hukum dan berpotensi melukai rasa keadilan korban dan masyarakat.

“Jika ini benar terjadi, ini bukan hanya pelanggaran prosedur, tapi bentuk pembiaran terhadap kejahatan serius. Tidak ada rasa keadilan bagi korban dan keluarga,” ujarnya.

Hingga berita ini naik tayang pihak Lapas Kelas III Saumlaki belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Baca Juga:

Predator Anak di Lapas Kelas III Saumlaki Dilaporkan Bebas Berkeliaran: https://sentralpolitik.com/predator-anak-di-lapas-kelas-iii-saumlaki-dilaporkan-bebas-berkeliaran/

Redaksi masih berupaya mengkonfirmasi Kepala Lapas yang menurut keterangan staf, pimpinan masih berada di Kota Ambon. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram