Pemerintahan

Setahun Pemerintahan Bodewin-Ely; Ini Dampaknya Bagi Pendidikan, Kesehatan sampai PAD 

×

Setahun Pemerintahan Bodewin-Ely; Ini Dampaknya Bagi Pendidikan, Kesehatan sampai PAD 

Sebarkan artikel ini
Setahun Pemerintahan
Walikota dan Wakil Walikota Ambon memaparkan capaian satu tahun Pemerintahannya, Jumat (20/2/2026). f:SS-
Iklan

AMBON, SentralPolitik.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Wakil Walikota Ely Toisuta memaparkan capaian kinerja satu tahun pemerintahan mereka melalui 17 Program Prioritas.

Keduanya memaparkan capaian lewat konferensi pers yang berlangsung di ruang Vlisingen Balai Kota Ambon, Jumat (20/2/26).

Iklan

Ikut hadir Penjabat Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta insan pers.

Dalam acara tersebut, Toisuta memaparkan rincian capaian periode Februari 2025-Februari 2026, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kota.

“Pemkot Ambon terus mendorong penguatan peran pemuda dalam industri kreatif melalui berbagai program,’’ katanya.

Mulai dari percepatan akses keuangan bersama OJK, Manajemen Talenta Nasional (MTN), workshop konten digital, hingga pelatihan wirausaha muda melalui Ambon Creativepreneur.

Dalam mendukung Ambon sebagai City of Music, pihaknya menggelar berbagai event besar sepanjang 2025–2026, seperti Gala Beat Fest – Sound of Amboina.

Selanjutnya Ambon International Music Festival, hingga berbagai festival budaya dan keagamaan.

Event-event ini melibatkan sebanyak 176 UMKM dengan kontribusi PDRB ekonomi kreatif tercatat mencapai Rp158 miliar lebih.

AIR BERSIH DAN INVESTASI

Selain ekonomi kreatif, program penyediaan air bersih juga menunjukkan progres signifikan dengan total 14.580 pelanggan (907 pelanggan baru).

Berikutnya, rehabilitasi 5.305 meter jaringan pipa di 16 lokasi, pengembangan Instalasi Pengolahan Air (IPA), pergantian pompa di beberapa titik, hingga kerja sama suplai air dengan PT Pelindo.

Di bidang investasi dan ketenagakerjaan, Pemkot memberikan 58 NIB gratis bagi pelaku usaha, mengembangkan 715 UMKM, mensertifikasi 40 koperasi.

Selanjutnya melayani 2.285 pencari kerja. Pemkot juga mengikuti pameran dagang di Surabaya dan Balikpapan untuk mempromosikan produk unggulan daerah.

Sektor infrastruktur tidak kalah pesat, dengan pembangunan dan peningkatan jalan di sejumlah wilayah, rehabilitasi pasar tradisional.

Pembangunan 23 unit rumah layak huni, perbaikan 85 unit rumah tidak layak huni, hingga pengadaan lampu jalan di 29 lokasi.

LINGKUNGAN DAN KESEHATAN

Di sektor lingkungan, rata-rata 176,43 ton sampah tertangani per hari didukung penambahan armada dan pembangunan 19 TPS, serta upaya penataan TPA Toisapu dan aksi bersih teluk.

Di bidang pendidikan, sebanyak 46.909 siswa menerima Makan Bergizi Gratis, 68 sekolah mendapatkan BOS Kinerja, dan 119 SD serta 32 SMP telah menerapkan Kurikulum Musik.

Sementara di sektor kesehatan, capaian UHC mencapai 98,65% (356.062 jiwa), penemuan kasus TBC mencapai 126,7%, pelayanan Diabetes Melitus 205,3%, dan kasus stunting berhasil turun menjadi 272 kasus, terendah sejak 2021.

Pemerintah juga memperkuat harmonisasi keagamaan melalui pelantikan FKUB periode 2025–2030, pemberian insentif bagi 869 tenaga keagamaan, serta berbagai program safari ibadah dan Bansos.

PAD

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 tercatat Rp224,2 miliar dan Januari 2026 sebesar Rp16,6 miliar, yang ditingkatkan melalui berbagai inovasi penagihan pajak.

Pihaknya juga mendorong reformasi birokrasi dengan penguatan Mall Pelayanan Publik, di mana Indeks Kepuasan Masyarakat naik menjadi 87,56 pada 2025.

Program penanganan pengaduan masyarakat melalui WAJAR juga telah berlangsung 24 kali sepanjang 2025.

Program ini menangani 926 laporan melalui omnichannel dan 95 laporan melalui SP4N Lapor, serta diimplementasikan di 21 desa/ negeri/ kelurahan.

Menutup konferensi pers, Walikota Wattimena menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja kolaboratif.

Baca Juga:

Krisis Air Bersih Jadi Sorotan di Setahun Wattimena-Toisuta; Saimima Janji Tindak Cepat: https://sentralpolitik.com/krisis-air-bersih-jadi-sorotan-di-setahun-wattimena-toisutta-saimima-janji-tindak-cepat/

“Ini bukan akhir, tetapi pijakan untuk melanjutkan pembangunan Kota Ambon yang inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing,” tegas Bodewin. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram