JAKARTA, SentralPolitik.com – Wakil Ketua Umum DPP KNPI Saiful Chaniago mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Pol Prof Dadang Hartanto dari jabatan Kapolda Maluku.
Chaniago menilai Dadang Hartanto lalai membina anggota Polri di wilayahnya dalam mengayomi masyarakat Maluku.
Ia menegaskan itu menanggapi insiden meninggalnya salah satu siswa Madrasah di Kota Tual akibat dianiaya oleh oknum Brimob Polda Maluku.
“Kami mencatat bukan saja kasus Tual, di masa kepemimpinannya Dadang Hartanto sebagai Kapolda Maluku telah terjadi banyak kasus yang meresahkan masyarakat,’’ katanya.
Mantan Ketua KNPI Maluku ini menilai Dadang Hartanto gagal menjalankan kewajibannya sebagai abdi negara di wilayah Maluku.
Lantaran itu dia mendesak Kapolri mengevaluasi Dadang Hartanto sebagai Kapolda Maluku dan mencopotnya.
Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO) ini mengapresiasi dan menghormati upaya Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam memastikan optimalisasi di tubuh Polri.
Polri ingatnya harus senantiasa menjadi pelayan terbaik masyarakat Indonesia dengan seadil-adilnya.
Kondisi ini, katanya, harus mendapat dukungan secara optimal dan sungguh-sungguh dari para pimpinan Polri di daerah.
Ia juga menghimbau masyarakat Maluku untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban bermasyarakat dengan sebaik-baiknya.
Baca Juga:
DPP NKPI Nilai Empat Anggota DPR RI Asal Maluku Lemah: https://sentralpolitik.com/dpp-knpi-nilai-empat-anggota-dpr-ri-asal-maluku-lemah/
‘’Sehingga terciptanya perdamaian dalam kebersamaan bermasyarakat terkhususnya di provinsi Maluku,” tutup Chaniago. (*)






