MASOHI, SentralPolitik.com – Untuk menghindari tekanan penonton dan kericuhan antar suporter, Panitia Soekarno Cup akhirnya memindahkan Venue laga Semifinal ke Ambon.
Keputusan ini agar tim Liga Soekarno Cup U17 Zona III Masohi bisa tampil maksimal sekaligus mengakali atmosfer tekanan suporter atau kompetisi tanpa penonton.
Sebelumnya, kompetisi berlangsung di Lapangan Polres Maluku Tengah, namun sempat terjadi kericuhan pada laga perempat final, Jumat (29/5) lalu.
Ketua Panitia Soekarno Cup Provinsi Maluku, Hidayat Wadjo mengatakan keputusan tersebut telah menjadi keisepakatan bersama manajer dan official.
“Laga semifinal dan final kita gelar di Kota Ambon, kompetisi berlangsung tanpa penonton,” kata Wadjo di Masohi, Rabu (3/6).
Kompetisi sebutnya akan ditayangkan melalui siaran langsung (live steaming) di TikTok, Facebook, Instagram dan Youtube.
SKEMA BIAYA TRANSPORTASI AKOMODASI
Di tengah perubahan lokasi tersebut, panitia mengandalkan skema patungan biaya untuk kebutuhan transportasi dan akomodasi tim yang berlaga di fase empat besar.
Lanjut Wadjo, biaya transportasi tim dari homebase Kota Masohi ke Tulehu sepenuhnya tanggung jawab masing-masing tim.
Sementara transportasi dan akomodasi dari Tulehu ke Ambon hingga kepulangan tim ke daerah asal menjadi tanggung jawab panitia.
Kompetisi akan berlangsung Minggu (7/6) di Stadion Mandala, Karang Panjang, Kota Ambon.
Empat tim yang melaju ke semifinal, yaitu SSB Nusantara Masohi, PS Hatumete, Murkele FC, dan Lusitoa FC Haya.
SSB Nusantara Masohi dan Murkele FC jadi dua kontestan awal yang meraih tiket ke semifinal, menyusulnya laga antara PS Hatumete dan Lusitoa FC Haya.
Baca Juga:
PS Hatumete Libas Tomarala FC di Seoekarno Cup: https://sentralpolitik.com/ps-hatumete-libas-tomarala-fc-6-1-di-soekarno-cup/
Pada fase semifinal, Lusitoa Haya FC akan menjamu PS Murkele. Sedang Sang juara bertahan SSB Nusantara Masohi berhadapan dengan PS Hatumete. (*)






