Pemerintahan

Ini Penjelasan Jubir Pemkot Ambon soal Korban Pohon Tumbang, Biaya Perawatan Capai Ratusan Juta

×

Ini Penjelasan Jubir Pemkot Ambon soal Korban Pohon Tumbang, Biaya Perawatan Capai Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini
Ronald Lekransy
Juru Bicara Pemerintah Kota Ambon, Ronald Lekransy. f:Humas Pemkot Ambon

AMBON, SentralPolitik.com — Juru Bicara Pemerintah Kota Ambon memberikan keterangan terkait korban akibat Pohon Tumbang di kawasan Tantui akibat cuaca ekstrim pada April 2026.

Jubir Pemkot Ambon, Ronald Lekransy, mengatakan pemerintah sejak awal telah mengambil langkah penanganan terhadap korban sesuai tugas, kewenangan serta mekanisme dalam situasi bencana.

Lekransy menjelaskan, dalam peristiwa itu terdapat dua pengguna jalan yang menjadi korban. 

Salah satunya Vence Herman Momole, yang kemudian mendapatkan perawatan medis di RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon.

Penjelasan tersebut disampaikan menyusul pemberitaan mengenai keluarga korban yang mempertanyakan tindak lanjut bantuan pemerintah setelah peristiwa pohon tumbang yang terjadi saat cuaca ekstrem tersebut.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya melakukan penanganan pada aspek administratif, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarga.

Saat itu, Wakil Walikota, Ely Toisutta bersama sejumlah OPD teknis sempat mengunjungi korban dan keluarga sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

Dalam kunjungan itu Toisutta menyampaikan komitmen membantu pembiayaan penanganan medis korban sesuai mekanisme yang berlaku.

Kadis Kesehatan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak rumah saki guna memastikan proses administrasi dan pembiayaan perawatan korban menjadi tanggungjawab Pemkot Ambon.

BIAYA PERAWATAN RATUSAN JUTA 

Pemkot juga telah menerima tagihan pembayaran atas pelayanan medis korban pohon tumbang April 2026. 

Salah satunya adalah biaya perawatan Vence Herman Momole selama menjalani perawatan sejak 29 April hingga 22 Mei 2026, dengan nilai tagihan sebesar Rp147.787.000.

Selain pembiayaan perawatan, Pemkot juga memfasilitasi kepulangan korban dari rumah sakit ke kediamannya dengan menggunakan mobil Puskesmas Urimesing. 

Termasuk memfasilitasi keluarga dengan rujukan dari puskesmas untuk pengobatan lanjutan ke RS karena yang bersangkutan memiliki BPJS yang masih aktif. 

Selain itu menyikapi kerusakan kendaraan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan sesuai kewenangan dan mekanisme yang tersedia.

“Jadi, pemerintah telah berupaya menjalankan tanggung jawabnya, termasuk dalam proses perawatan di rumah sakit hingga kepulangan korban,” katanya.

Ia menegaskan Pemkot menghargai setiap aspirasi maupun informasi masyarakat dan media. 

Namun, pemerintah juga berkepentingan memberikan informasi utuh agar masyarakat memperoleh gambaran mengenai langkah-langkah pemerintah.

Baca Juga:

Walikota Ambon Instruksikan Penanganan Terintergrasi Pasca Insiden Pohon Tumbang, 3 Warga LukaLuka: https://sentralpolitik.com/walikota-ambon-instruksikan-penanganan-terintegrasi-pasca-insiden-pohon-tumbang-3-warga-luka-luka/

“Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan warga yang mengalami musibah mendapatkan perhatian dan penanganan yang sebaik-baiknya,” pungkasnya. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram