AMBON, SentralPolitik.com – Universitas Terbuka (UT) Ambon menyerahkan Booth Kontainer dan Komposter bagi para pelaku UMKM di Pantai Galala, Kota Ambon.
Penyerahan ini melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sekaligus melestarikan lingkungan di kawasan Pantai itu, Jumat (14/8/2026).
Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta, sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan bertema “Penguatan UMKM Wisata Pantai melalui Booth Kontainer dan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Komposter”.
Ely Toisutta menegaskan pengembangan wisata tidak boleh memisahkan kemajuan ekonomi dan kelestarian alam.
Pantai Galala memiliki potensi besar menjadi ruang tumbuh usaha warga, namun harus tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi pengunjung.
Katanya, MKM adalah tulang punggung ekonomi warga sekitar. Namun keberhasilan pembangunan kawasan ini juga tergantung bagaimana kita menjaga lingkungan.
“Sampah organik jangan hanya dibuang, tapi mengolah menjadi kompos yang bermanfaat,” ingatnya.
Pemkot Ambon terus mendukung UMKM melalui pelatihan, pendampingan, penyediaan fasilitas usaha hingga bantuan permodalan.
Dengan tujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama yang merasakan manfaat langsung dari berkembangnya kawasan wisata.
“Manfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya. Jaga kebersihan, tingkatkan pelayanan, dan terus berinovasi agar produk lokal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” pesannya kepada pelaku usaha.
TRI DHARMA PT
Sementara Ketua Tim PKM UT Ambon Wildoms Sahusilawane menjelaskan kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam kesempatan itu, UT Ambon menyerahkan empat unit food container sebagai tempat berjualan yang lebih rapi, bersih, dan menarik.
Selain itu menyediakan sarana komposter serta tempat sampah ramah lingkungan untuk mendukung pengolahan sampah dari sumbernya.
“Kami ingin menggabungkan dua hal sekaligus: membuka peluang ekonomi sekaligus mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli lingkungan.
“Kami juga berharap dapat merawat dan memanfaatkan fasilitas ini secara berkelanjutan,” kata Wildoms.
Ely pun memberikan apresiasi tinggi kepada UT Ambon yang telah hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Ia berharap kerjasama ini tidak berhenti pada serah terima bantuan, melainkan pendampingan berkelanjutan.
Baca Juga:
Toisutta Buka Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM Perempuan, Dorong Kolaborasi dan Daya Saing Usaha: https://sentralpolitik.com/toisutta-buka-pelatihan-penguatan-kapasitas-umkm-perempuan-dorong-kolaborasi-dan-daya-saing-usaha/
Sehingga pendapatan pelaku usaha meningkat dan kawasan Pantai Galala makin tertata sebagai destinasi wisata yang asri dan sejahtera. (*)


