MASOHI, SentralPolitik.com – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengingatkan ASN memiliki peran penting dalam membentuk penilaian masyarakat terhadap pemerintah.
Zulkarnain mengingatkan itu saat membuka Pelatihan Dasar (LatsarLatsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Baileo Ir. Soekarno, Masohi, Jumat (11/9/2026).
Menurut Zulkarnain, masyarakat secara langsung akan menilai pemerintah melalui kualitas pelayanan yang diberikan ASN.
Karena itu, ASN dituntut mampu menunjukkan sikap ramah, disiplin, cepat dan memberikan solusi atas persoalan masyarakat.
“Saya sering mengatakan, wajah ASN adalah wajah pemerintah. Kalau ASN-nya ramah, disiplin, cepat dan memberikan solusi, masyarakat akan mengatakan pemerintah hadir.’’
‘’Sebaliknya, kalau pelayanan lambat, tidak peduli, dan masyarakat di pingpong ke sana-kemari, yang mendapat penilaian juga pemerintah,” tegasnya.
Masyarakat saat ini semakin kritis terhadap pelayanan pemerintah. Kondisi ini menuntut ASN bekerja profesional, disiplin, loyal, berintegritas dan memiliki kemauan untuk terus belajar.
“Ketika mereka membutuhkan pelayanan pemerintah, pemerintah harus hadir dan memberikan solusi,” ujarnya.
LONGGAR
Dalam kesempatan itu, Zulkarnain turut menyoroti pelaksanaan Latsar yang berlangsung dengan metode pembelajaran daring.
Ia meminta peserta tidak menganggap pembelajaran dari rumah membuat proses Latsar menjadi lebih longgar.
“Daring bukan berarti santai. Jangan sampai nanti kameranya menyala, tapi orangnya ke mana-mana. Widyaiswara sedang menjelaskan materi, saudara sibuk dengan urusan lain,” ingatnya.
Zulkarnain meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian Latsar dengan serius, hadir tepat waktu, menyimak materi, serta menyelesaikan seluruh tugas.
Ia bahkan telah meminta BKPSDM Maluku Tengah melakukan monitoring dan evaluasi secara serius terhadap peserta.
“Kalau ada peserta tidak serius, tidak disiplin, jangan ragu memberikan evaluasi sesuai ketentuan. Jangan memaksakan mereka lulus,” katanya.
Ia mengingatkan menjadi ASN merupakan kesempatan yang tidak semua orang memperolehnya sehingga harus berjalan dengan penuh tanggung jawab.
“Banyak orang yang ingin berada di posisi saudara, banyak yang ingin menjadi ASN, tapi saudara yang mendapatkan kesempatan ini. Maka jangan sia-siakan,” ujarnya.
DARING DAN LURING
Kepala BKPSDM Malteng, Sah Alim Latuconsina, melaporkan sebanyak 233 peserta CPNS Golongan III dan Golongan II mengikuti Latsar.
Pelaksanaan Latsar mengacu pada Keputusan Kepala LAN RI Nomor 580/K1/PDP.07/2024 tentang Kurikulum Pelatihan Dasar CPNS.
Struktur pembelajaran berlangsung dengan metode blended learning, yang memadukan pembelajaran Daring dan Luring.
Baca Juga:
PPPK Paruh Waktu Kabupaten Maluku Tengah Bakal Terima Rapelan Rp.11-18 Juta per Orang: https://sentralpolitik.com/pppk-paruh-waktu-kabupaten-maluku-tengah-bakal-terima-rapelan-rp-11-18-juta-per-orang/
Untuk pembelajaran klasikal, peserta mengikuti Luring selama tiga hari, 11 hingga 14 September 2026, yang berlokasi di BKPSDM Kabupaten Maluku Tengah. (*)






