SAUMLAKI, SentralPolitik.com – Persiapan menjelang peletakan batu pertama (groundbreaking) PSN Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada 16 Juli 2026 terus dimatangkan.
Salah satu indikator kesiapan terlihat dari mulai berdatangannya logistik melalui Bandara Mathilda Batlayeri, Saumlaki.
Kepala Bandara Mathilda Batlayeri, Romi Akmad menjawab media ini, mengatakan sejumlah pesawat kargo telah tiba membawa berbagai kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan agenda nasional tersebut.
“Sudah ada pesawat Boeing Classic yang mengangkut logistik untuk kebutuhan persiapan groundbreaking Blok Masela,’’ katanya.
‘’Selain itu, pesawat militer AURI jenis Airbus A400 juga datang membawa logistik pendukung sejak tanggal 6-7 Juli kemarin,” ujar Romi, Jumat (10/7/2026)..
Ia memperkirakan logistik masih terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring meningkatnya intensitas persiapan menjelang peletakan batu pertama.
Groundbreaking Blok Masela menjadi salah satu agenda strategis pemerintah karena menandai dimulainya tahapan pembangunan proyek pengembangan Lapangan Gas Abadi.
Proyek ini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang investasi, lapangan kerja, dan peningkatan aktivitas ekonomi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Selain kesiapan logistik, berbagai instansi di daerah juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan acara.
Termasuk kesiapan transportasi, pengamanan, serta dukungan infrastruktur bagi tamu dan delegasi yang akan hadir.
Pemerintah berharap pelaksanaan groundbreaking berjalan lancar sebagai momentum pembangunan proyek energi terbesar di Indonesia.
Baca Juga:
Persiapan Peresmian Peletakan Batu Pertama Proyek LNG Blok Masela; SKK Migas Suplai 93 Ton Logistik: https://sentralpolitik.com/persiapan-peresmian-peletakan-batu-pertama-proyek-lng-blok-masela-skk-migas-suplai-93-ton-logistik/
Proyek ini memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. (*)






