Investasi

Masela dan Masa Depan Maluku; Menjamin Manfaat Nyata bagi Daerah

×

Masela dan Masa Depan Maluku; Menjamin Manfaat Nyata bagi Daerah

Sebarkan artikel ini

Catatan Hendrik Jauhari Oratmangun *)

Hendrik Jauhari Oratmangun
Hendrik Jauhari Oratmangun, tokoh Pemuda asal Maluku. f:dok sp.com-

Percepatan pengembangan menandai babak baru dalam pembangunan sektor energi nasional. Block Masela!

Iklan

Dengan nilai investasi yang sangat besar dan posisi strategisnya di kawasan timur Indonesia, proyek ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, tidak hanya bagi negara, tetapi juga bagi daerah, khususnya dan Provinsi Maluku secara keseluruhan.

Harapan tersebut tentu beralasan. Kehadiran industri gas berskala global berpotensi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dan investasi.

Namun demikian, pengalaman pengelolaan sumber daya alam di berbagai daerah menunjukkan bahwa manfaat ekonomi tidak selalu secara otomatis dirasakan oleh masyarakat lokal.

Oleh karena itu, momentum percepatan proyek Masela perlu diiringi dengan langkah-langkah kebijakan yang terukur dan berpihak agar dampaknya benar-benar inklusif.

Dalam konteks ini, terdapat beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Pertama, kepastian posisi Tanimbar sebagai daerah penghasil.

Penegasan status Tanimbar dalam kerangka daerah penghasil akan berimplikasi pada penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) yang lebih optimal.

Kedua, penyiapan sumber daya manusia lokal.

Pengembangan membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri untuk menghadirkan program pendidikan dan pelatihan vokasi yang relevan.

Dengan demikian, masyarakat lokal dapat berpartisipasi secara aktif dalam rantai nilai industri ini.

Ketiga, penguatan ekonomi masyarakat.

Investasi berskala besar akan menciptakan peluang ekonomi turunan di berbagai sektor. Agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan kebijakan yang mendorong keterlibatan koperasi, UMKM, dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok proyek.

Keempat, peningkatan peran pengusaha daerah.

Keterlibatan pengusaha lokal perlu didukung melalui skema kemitraan yang jelas dan berkeadilan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi tidak terpusat pada pelaku usaha dari luar daerah, tetapi juga mendorong tumbuhnya kapasitas ekonomi lokal.

Dengan memperhatikan keempat aspek tersebut, pengembangan tidak hanya akan menjadi proyek energi strategis nasional, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan yang nyata di kawasan timur Indonesia.

Pada akhirnya, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari besarnya investasi atau kapasitas produksi yang dihasilkan.

Lebih dari itu, keberhasilan sejatinya tercermin dari sejauh mana masyarakat Maluku dapat merasakan manfaatnya secara langsung dan berkelanjutan.

Baca Juga:

Prospek Hilirisasi Gas Abadi Blok Masela: https://sentralpolitik.com/prospek-hilirisasi-gas-abadi-blok-masela/

Dengan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Blok Masela diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan sumber daya alam yang tidak hanya produktif, tetapi juga adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Demikian. (*)

*) Penulis adalah tokoh masyarakat Tanimbar, berdomisili di Jakarta 

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram