MASOHI, SentralPolitik.com _ Sebanyak 30 ton bawang merah kualitas super akan dipasok dari kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ke Masohi, Maluku Tengah.
—
Itu setelah Penjabat Bupati Malteng, Rakib Sahubawa mengambil langkah Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan Kabupaten Probolonggo untuk bawang merah sebagai salah satu komoditi penyumbang inflasi.
“Pekan depan masuk pasar Malteng dengan harga yang relatif murah,” kata Sahubawa pada pidato rapat paripurna istimewa HUT kota Masohi ke-66, Kamis (2/11/2023).
Guna pengendalian harga, Pemda kata Sahubawa juga membijaki subsidi transportasi. Sebab tingginya harga bawang merah ini akibat jalur distribusi panjang serta margin biaya distribusi.
Dengan kebijakan KAD dan subsidi transportasi, maka harga komoditi bawang merah di Probolinggo tidak jauh berbeda dengan Maluku Tengah.
‘Perbedaan harga bawang merah kualitas super di Probolinggo Rp19 ribu/Kg, di Maluku Tengah Rp28 ribu/Kg. Nah, nantinya bawang Probolinggo kalau dijual di Maluku Tengah harganya hanya berkisar Rp 21 hingga Rp 22 ribu,” imbuhnya.
Ia mengapresiasi semua pihak termasuk DPRD dalam mendukung langkahnya menekan inflasi di Maluku Tengah.
Baca juga:
Pemkab Malteng dan Probolinggo Teken Kerjasama Produk Unggulan : https://sentralpolitik.com/pemkab-malteng-dan-probolinggo-teken-kerjasama-produk-unggulan/
“Ini sangat luar biasa, agar kita dapat menekan inflasi,” tandasnya. (*)
Ikuti berita sentralpolitik.com di Google News
Respon (1)