Sportivo

PSA Ambon Resmi Dilantik, Walikota Dorong Kebangkitan Sepak Bola

×

PSA Ambon Resmi Dilantik, Walikota Dorong Kebangkitan Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Lantik Pengurus PSA
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena melantik Pengurus PSA. f:SS-

AMBON, SentralPolitik.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena melantik pengurus Persatuan Sepak Bola Ambon (PSA), Rabu (24/9/2025).

Kehadiran kepengurusan baru PSA periode 2025–2029 ini menandai langkah penting dalam upaya menghidupkan kembali kejayaan sepak bola di Kota Ambon.

Iklan

Wattimena saat pelantikan menyampaikan rasa bangga sekaligus optimisme besar terhadap kebangkitan PSA.

Ia menekankan nama besar PSA pernah sejajar dengan klub sepak bola daerah lain, namun sempat mengalami masa vakum cukup panjang.

“Sejak dulu PSA dikenal dengan kejayaannya. Tetapi beberapa waktu terakhir seolah tinggal kenangan,’’ katanya.

‘’Hari ini, lewat kerja sama pemerintah dan seluruh pemerhati sepak bola, kita menghidupkan kembali harapan itu. Tujuannya bukan hanya sekedar eksis, tapi benar-benar mengembalikan kejayaan PSA,” kata Wattimena.

Ia menambahkan, kepengurusan yang baru diisi orang-orang yang paham sepak bola, termasuk mantan pemain dan tokoh olahraga.

Karena itu, ia optimistis PSA akan berkembang ke arah yang lebih profesional, termasuk menghasilkan talenta muda yang bisa mengharumkan nama Kota Ambon.

Pemerintah Kota Ambon punya harapan besar. PSA harus dikelola dengan baik, bukan hanya menjaga nama besar, tetapi juga melahirkan pemain berbakat lewat pembinaan usia dini.

‘’Jika ini berjalan, bukan mustahil PSA menjadi klub profesional di masa depan,” tegasnya.

Selain itu, Bodewin juga menyinggung pentingnya semangat kolektif seluruh cabang olahraga di Ambon.

Dan berharap setiap bulan ada event olahraga, sehingga atmosfer sportivitas tetap hidup.

Dan pada gilirannya mengembalikan Ambon sebagai kota penghasil atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola dan tinju.

USIA DINI

Sementara itu, Ketua Umum PSA, Jhon Lewerissa, menegaskan bahwa prioritas utama organisasi adalah pembangunan sepak bola sejak usia dini.

Menurutnya, tidak bisa memulai pendidikan sepak bola pada usia 17 tahun ke atas, melainkan harus sejak anak-anak.

Agar bisa membentuk karakter, keterampilan, dan akhlak pemain.

“Pendidikan usia dini adalah kunci. Kalau kita mulai sejak kecil, kita bisa melihat bakat, membentuk karakter, dan menanamkan disiplin,’’ katanya.

‘’Dengan begitu, Ambon akan melahirkan pemain-pemain yang benar-benar siap bersaing,” ujar Jhon.

Ia menambahkan, pihaknya bersama Pemkot akan menyiapkan fasilitas dan program latihan terarah, termasuk memanfaatkan pelatih berlisensi yang sudah ada.

Harapannya, PSA dapat dikelola sebagai organisasi sepak bola modern dengan manajemen profesional.

Katanya, sepak bola hari ini adalah industri. Karena itu PSA harus menjadi organisasi yang bisa menghasilkan keuntungan sekaligus prestasi.

‘’Kalau manajemennya bagus, pemain kita bisa menembus klub besar di tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari pemerintah kota, ia berharap PSA tidak hanya mengulang kejayaan masa lalu.

Baca Juga:

Tim Sepakbola Maluku Juara Turnamen Kuala Lumpur Cup 2025; Bupati Bangga: https://sentralpolitik.com/tim-sepakbola-maluku-juara-turnamen-kuala-lumpur-cup-2025-bupati-bangga/

‘’Tetapi juga melahirkan generasi pesepak bola profesional dari Ambon yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah lebih luas,’’ tandasnya. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram