AMBON, SentralPolitik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Jumat (20/2/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai, bertempat di dua lokasi sekaligus, yaitu Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu dan Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon.
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu tahun kepemimpinan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta.
Peringatan ini mengusung semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua” yang menjadi jiwa kerja pasangan ini dalam periode 20 Februari 2025 – 20 Februari 2026.
Selain pelayanan kesehatan, peringatan satu tahun kepemimpinan juga dirangkaikan dengan kegiatan Walikota Jumpa Rakyat yang berlangsung di RTP Wainitu pada hari yang sama.
TIGA FOKUS UTAMA
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bodewin Wattimena menegaskan komitmen Pemkot dalam tiga fokus utama.
Yakni; membangun ekosistem UMKM, menata persoalan lingkungan, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga tata ruang dan kelestarian kota.
Terkait pengembangan UMKM, Bodewin menjelaskan pemerintah tidak hanya menyediakan ruang berjualan, tapi terlebih dahulu membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Salah satu langkah yang diambil adalah melibatkan komunitas seperti Terakota untuk melakukan kurasi terhadap pelaku UMKM guna memastikan konsistensi dan kualitas usaha.
“UMKM itu gampang tumbuh, tapi harus dibangun ekosistemnya. Harus ada yang konsisten berjualan dan punya komitmen,” tegasnya.
Sistem penempatan pelaku usaha juga akan dilakukan secara bergilir (rolling) agar semakin banyak pelaku usaha mendapat kesempatan berkembang.
Baca Juga:
Walikota Ambon: Zakat bukan Sekedar Kewajiban Administrasi tapi Panggilan Iman: https://sentralpolitik.com/walikota-ambon-zakat-bukan-sekadar-kewajiban-administratif-tapi-panggilan-iman/
Pemkot juga mendorong peran RT dan RW untuk mengidentifikasi warga yang benar-benar memiliki usaha dan siap berjualan secara konsisten, sehingga bantuan dan fasilitas dapat tersalurkan dengan tepat sasaran. (*)







