AMBON, SentralPolitik.com – Rustam Simanjuntak memimpin Pengurus Pordomuan Batak Provinsi Maluku Periode 2025-2028.
Penasehat Pordomuan Batak, M Banjarnahor, SE yang melakukan pelantikan pengurus baru dan berlangsung secara kekeluargan di Hotel Pasifik, Sabtu (29/11/2025).
Turut hadir pada acara tersebut Koordinator Pordomuan Batak Wilayah Kota Tual dan Maluku Tenggara, Pristo Siantury.
Selanjutnya Koordinator Pordomuan Wilayah Seram dan Ketua-ketua Punguan Marga yang berada di Kota Ambon. Turut hadir Ketum GAMKI Pusat Sahat Sinurat.
Pelantikan ini menandai resminya kepengurusan baru sesuai Keputusan No. Kep002-MUMESIV/PARD-BTK-MLK/XI/2025 tanggal 29 November 2025.
Dalam sambutannya H.B Sirait mewakili Dewan Penasehat menekankan tiga hal, yaitu cepat melihat, cepat merasakan dan cepat bertindak.
Ia juga menasehati pengurus yang baru agar menjalin komunikasi dengan baik, dan dapat membangun kepercayaan dan siap melakukan introspeksi diri.
‘’Kuncinya kita harus berbuat yang terbaik, bagaimana caranya kita harus sehat iman, sehat Rohani dan sehat Jasmani, seperti apa yang diatur oleh Dalihan Natolu (Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Norma adat Batak),’’ ingatnya.
KONSOLIDASI
Ketua Pordomuan Batak yang baru Rustam Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus yang telah demisioner.
Dalam kepengurusan kali ini pihaknya siap melakukan konsolidasi dan penguatan struktur di setiap kabupaten kota melalui koordinator-koordinator wilayah.
Merespon dewan penasehat, Simanjuntak berjanji akan melihatnya termasuk Seminar Adat dan Sekretariat Pordomuan Batak di Kota Ambon.
‘’Kami akan melihat mana program yang belum terealisasi, mana yang kurang akan kami perbaiki. Intinya pengurus harus proaktif, berfungsi dan ikut berperan aktif dalam membangun daerah ini,’’ tutupnya.
DATA WARGA
Ketua demisioner, Dr. Sormin dalam laporannya menyebutkan saat ini terdapat warga Batak sekitar 139 KK atau 555 jiwa di Kota Ambon dan sekitarnya.
Serta 20 KK di wilayah Seram Barat. ‘’Angka ini masih banyak yang belum terdata. Kami berharap kepengurusan yang baru akan melanjutkan pendataan,’’ harapnya.
Pordomuan Batak berpedoman pada AD/ART. Organisasi ini bersifat sosial, budaya dan kemasyarakatan.
Baca Juga:
Etnik Batak Maluku Gelar Natal Bersama, Ini Pesan Walikota: https://sentralpolitik.com/etnik-batak-maluku-gelar-natal-bersama-ini-pesan-walikota/
Lahir dan berkembang atas dasar persaudaraan dan solidaritas yang kuat berakar pada kebijakan hidup ‘Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.’’ (*)






