AMBON, SentralPolitik.com – Ketua Satuan Gugus Khusus Kebencanaan HAKLI Pusat, Johny Sumbung menyatakan untuk mengontrol penerapan MBG di Maluku maka butuh sebuah task force atau Gugus Tugas.
Gugus atau Satuan Tugas ini bertanggung jawab terhadap Program Strategis Nasional di Provinsi Seribu Pulau ini.
‘’Sehingga tim dengan koodinator dari Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait dapat memantau kegiatan di kabupaten/ kota, terutama terkait proses SLHS dan IPAL serta melakukan evaluasi berkala,’’ kata Sumbung kepada media ini, Rabu (8/4/2026).
Sumbung yang tengah berada di Ambon dan ikut dalam Rakor Dinas Kesehatan terkait MBG ini juga mengingatkan agar pengawasan benar-benar melekat untuk menyukseskan program ini.
‘’Ketua KPPG Maluku terus mengawasi masing-masing kepala SPPG secara berkelanjutan sehingga tetap fokus pada program pemerintah ini,’’ ingatnya.
Ia juga menyebut kalau SPPG dapat memanfaatkan laboratorium di daerah seperti Balai Laboratorium Kesehatan, Balai Laboratorium Kesehatan Kementrian Kesehatan dan Balai POM.
Mitra SPPG dapat memberi sampel makanan dan air untuk menjalani pemeriksaan berkelanjutan.
Selanjutnya melakukan koordinasi di sekolah-sekolah sehingga saat distribusi makanan sesuai dengan kondisi makanan yang masih fresh.
Baca Juga:
HAKLI Pertanyakan Sertifikat SLHS Dapur Bergizi yang Layani Sekolah di Seri: https://sentralpolitik.com/hakli-pertanyakan-sertifikat-slhs-dapur-bergizi-yang-layani-sekolah-di-seri/
‘’Jadi makanan MBG tidak berada dalam waktu tunggu yang terlalu lama. Nah dinas pendidikan dapat membuat kesepakatan dengan sekolah-sekolah sehingga makanan tidak cepat rusak,’’ singkatnya. (*)






