BULA, SentralPolitik.com – M. Miftah Thoha R Wattimena, S.Ip, MA terpilih menjadi Ketua Kwarcab Seram Bagian Timur (SBT). Ia terpilih menggantikan Idris Rumalutur.
Saat ini Wattimena menjabat sebagai Wakil Bupati SBT dan ia akan menahkodai Kwarcab Gerakan Pramuka SBT untuk lima tahun kedepan.
Setelah terpilih, Wattimena menyampaikan komitmennya untuk membuktikan bahwa demokrasi di lingkungan Gerakan Pramuka tetap menjunjung tinggi.
Sebagaimana pesan Kwarcab terpilih, visi misi Wattimena yakni ‘terwujudnya Pramuka SBT yang mandiri, berkarakter dan unggul dalam bingkai semangat Ita Wotu Nusa menuju generasi emas 2045’.
”Setelah palu sidang diketuk, tidak ada lagi kubu atau kelompok. Yang ada hanyalah satu yaitu Gerakan Pramuka Kwartir Cabang SBT,” tegasnya.
VISI MISI
Visi dan misi Kwarcab SBT yakni penguatan karakter dan spiritual dengan mewujudkan anggota pramuka yang bertakwa kepada Tuhan YME, memiliki akhlak mulia sesuai nilai-nilai Pancasila.
Peningkatan mutu pembinaan dengan menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan bagi pembina melalui kursus mahir dasar (KMD).
Modernisasi organisasi dengan mengelola tata kelola administrasi kwartir yang berbasis teknologi informasi agar lebih efektif dan transparan serta peran satuan karya (SAKA) pramuka dan satuan komunitas (SAKO).
Pemberdayaan potensi lokal dengan mendorong kegiatan pramuka yang berbasis dengan mendorong kegiatan pramuka yang berbasis pada kearifan lokal SBT.
Seperti Hilirisasi sagu dan ekonomi kreatif, khususnya di bidang pertanian, kelautan, pariwisata dan alam.
Wattimena juga mengingatkan sinergi dan bakti masyarakat dengan meningkatkan peran aktif pramuka dalam membantu program pemerintah daerah.
‘’Terutama dalam isu sosial, kemanusiaan dan penanggulan bencana melalui pramuka peduli dan pramuka siaga bencana di wilayah kepulauan,’’ sebutnya.
Kemandirian ekonomi dengan mengembangkan unit usaha kwartir dan membekali peserta didik dengan keterampilan life skil serta kewirausahaan melalui bumi perkemahan maritim yang dirancang sebagai bagian dari investasi daerah nantinya.
Ia mengingatkan geografis SBT yang luas. Karena itu ia ingin memastikan bahwa Pramuka di Bula tidak jauh berbeda kualitasnya dengan pramuka di Gorom maupun di Kesui.
‘’Melalui internet dengan digitalisasi, kita berharap akan menjangkau semua kwartir Ranting SBT dengan agenda pertemuan rutin berkala.’’
‘’Sehingga pemerataan akses pembina dapat tercapai karena ini adalah prioritas kita,” katanya.
Wattimena mengatakan kegiatan ini adalah pengabdian bukan sekedar kedudukan. Ia mengajak jadikan SBT sebagai barometer prestasi di daerah maupun nasional.
Baca Juga:
BPS Kabupaten SBT Gelar Kuliah Umum di STAI Seram Timur: https://sentralpolitik.com/bps-kabupaten-sbt-gelar-kuliah-umum-di-stai-seram-timur/
“Tugas saya ke depan bukan untuk berjalan sendiri, saya mengajak kakak-kakak semua merapatkan barisan. Saya butuh tangan-tangan dingin kakak-kakak, ide-ide inovatif kreatif dan bakti untuk menjalankan program organisasi ini,” tutupnya. (*)






