Kamtibmas

3 Jam Personil Polres SBT Berhasil Jinakkan 10 Hektare Lahan dari Amukan Api

×

3 Jam Personil Polres SBT Berhasil Jinakkan 10 Hektare Lahan dari Amukan Api

Sebarkan artikel ini

BULA, SentralPolitik.com – Sekitar 3 jam berjibaku, Personil Polres Seram Bagian Timur berhasil menjinakkan api yang membakar 10 hektare lahan di Desa Administratif Sumber Agung, Kecamatan Bula Barat, Kabupaten SBT.

Kapolres SBT AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., S.H., bersama para pejabat utama (PJU), dan personel Polres bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman api, Senin (19/10/2026).

Awalnya, seorang petani bernama Hadi Jaya (47), yang berdomisili di Desa Sumber Agung, melapor ada kebakaran di hutan sekitar desanya.

Api awalnya muncul dari dalam lahan gambut, kemudian merembet ke sebagian areal hutan di sekitarnya.

Mendapat laporan, Kapolres bersama personil langsung bergerak menuju TKP dan melakukan penanganan dan pemadaman api.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.35 WIT di kawasan lahan gambut yang berada di sekitar jalan lintas antar kabupaten. 

Hasil pemantauan awal, lokasi kebakaran berjarak sekitar 50 meter dari jalan lintas antar kabupaten dan jauh dari pemukiman warga. 

Area tersebut juga tidak termasuk kawasan hutan lindung, kawasan konservasi, hutan produksi, maupun perkebunan milik masyarakat. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare.

Sekitar pukul 13.10 WIT, Kapolres SBT tiba di lokasi dan langsung mengambil langkah pemadaman secara menyeluruh. 

Petugas mengerahkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Seram Bagian Timur. 

Upaya mengendalikan dengan mencegah penyebaran api agar tidak meluas ke areal lain serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan sekitar.

BERGERAK CEPAT

Kapolres SBT menyampaikan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat sebagai bentuk respons dan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman.”

“Kami berupaya mengendalikan api sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” ujar AKBP Ricky Pranata. 

Hingga pukul 16.25 WIT, kondisi api mulai berangsur-angsur padam. 

Meski demikian, personil jajaran Polsubsektor Banggoi tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. 

Mengingat lahan gambut berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

HIMBAU WARGA MELAPOR

Lebih lanjut, Kapolres menghimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang berisiko memicu kebakaran.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Bila menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat menanganinya  secepat mungkin,” tegasnya.

Baca Juga:

Hadapi Kemarau Panjang Brimob Sulap Air Laut Jadi Air Layak Minum: https://sentralpolitik.com/hadapi-kemarau-panjang-brimob-sulap-air-laut-jadi-air-layak-minum/

Polres SBT menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan penanganan terhadap situasi yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan warga. (*) 

Baca Berita Menarik Lainnya! Dapatkan informasi terbaru dari SentralPolitik.com
Channel Telegram ➜
Penulis: Arfa RumainEditor: Editor SentralPolitik