AMBON, SentralPolitik.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena membuka Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Pasar Murah berpusat di halaman di Masjid Ar’Rauf, Batu Merah, Kota Ambon.
Hadir saat pembukaan Pj Sekkot Robert Sapulette, Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, serta jajaran OPD dan masyarakat setempat, Selasa (3/3/2026).
Wattimena menegaskan Pasar Murah ini merupakan langkah konkret untuk menekan dampak inflasi yang naik signifikan.
Sesuai rilis BPS terbaru, inflasi pada Februari 2026 mencapai 5,9 persen, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.
Peningkatan kebutuhan yang tidak sebanding dengan ketersediaan stok menjadi salah satu faktor kenaikan harga kebutuhan pokok.
‘’Jika tidak ditangani, dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan di Kota Ambon,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan ini Pemkot mengintervensi pasar melalui program subsidi bahan pokok.
Satu paket sembako yang di pasaran bernilai Rp135 ribu dan mendapat subsidi sebesar Rp.83 ribu sehingga masyarakat cukup membayar Rp. 55 ribu per paket.
“Lebih dari setengah harga paket ini kita subsidi untuk mengurangi beban masyarakat, khususnya umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri,” jelasnya.
Kegiatan serupa akan berlangsung di seluruh kecamatan di Kota Ambon agar manfaatnya lebih luas.
Walikota juga mengingatkan agar distribusi tepat sasaran dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga:
Pemkot Ambon Gelar Operasi Pasar di Kecamatan Nusaniwe: https://sentralpolitik.com/pemkot-ambon-gelar-operasi-pasar-di-kecamatan-nusaniwe/
“Ini murah bukan sekadar seremonial, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah menjaga stabilitas harga dan daya beli warga menjelang hari raya,” pungkasnya. (*)






