Investasi

Teluk Elpaputih Sentra Hilirisasi Pala dan Kelapa, Target 300 Ribu Butir Kelapa per Hari

×

Teluk Elpaputih Sentra Hilirisasi Pala dan Kelapa, Target 300 Ribu Butir Kelapa per Hari

Sebarkan artikel ini
Peletakan Batu Pertama
Peletakan Batu Pertama (ground Breaking) hilirisasi Pala dan Kelapa di Elpaputih, Maluku Tengah. f:F4S-

MASOHI, SentralPolitik.com – Kawasan strategis Awaiya, Negeri Liang, Kecamatan Teluk Elpaputih menjadi lokasi hilirisasi buah Pala dan Kelapa.

Pada kawasan Maluku Tengah itu dibangun pabrik kelapa dan pala berskala besar.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, Rabu (29/4/2026).

Ikut menyaksikan secara daring Presiden RI Prabowo Subianto dan terhubung dengan tujuh lokasi di Indonesia, yaitu Meumere, Cilegon, Kerawang, Tanjung Enim, Gresik, Sei Menkei dan Maluku Tengah.

Investasi bernilai Rp640 miliar itu mampu mengolah 300 ribu butir kelapa per hari. Sedangkan pala, sesuai proyeksi bakal menyerap 2.568 ton per tahun.

Hasilnya bukan sekadar biji pala dan fuli, malainkam produk turunan bernilai tinggi seperti flavor, wewangian dan farmasi.

Sedangkan kelapa menghasilkan coconut milk, VCO, numteg essenstial oil, decicoted coconut, antioksidan alami dan activated carbon.

“Untik kelapa akan dibangun lima pabrik di Maluku ‎dengan kapasitas 300 ribu butir per hari. Pala 2.568 ton per tahun,” ujar Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirmam Danas.

Pabrik ini sebagai deversifikasi ekonomi Kabupaten Maluku Tengah dan Provinsi Maluku. Kehadiran pabrik hilirisasi ini sangat penting dan ekonomis.

SERAP TENAGA KERJA

“Masyarakat tidak lagi hanya menjual hasil mentah, tetapi mulai bergerak menuju pengolahan yang memberikan nilai tambah,” kata bupati.

Tentu sangat inklusif dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan pendapatan petani, lapangan kerja, hingga berkurangnya tingkat pengangguran di daerah kita.

Gubernur menegaskan selama ini petani hanya menjual hasil mentah. Hasil mentah tersebut menghasilkan produk turunan bernilai tinggi.

“Karena itu, hilirisasi ini kebutuhan yang nantinya memberi nilai tambah bagi masyarakat, ” ujarnya.

HILIRISASI PERIKANAN

Ia mengaku hilirisasi pala dan kelapa adalah pertama kali di Provinsi Maluku. Ke depan akan diupayakan untuk hilirisasi sektor perikanan.

Kata Gubernur, Maluku sangat kaya potensi sumber daya alam, namun belum faktual.

Baca Juga:

Prabowo Luncurkan Investasi Rp. 640 Miliar di Maluku Tengah, Klaim Kepemilikan Lahan Mencuat: https://sentralpolitik.com/prabowo-luncurkan-investasi-rp640-miliar-di-maluku-tengah-klaim-kepemilikan-lahan-mencuat/

“Nah, hilirisasi serap banyak tenaga kerja, mengurangi kemiskinan, pengangguran, penghasilan tetap. Kita dorong keluar dari kemiskinan, ” ujarnya. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram