AMBON, SentralPolitik.com – Ketua Karang Taruna Provinsi Maluku Alexander Waas menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan pemangku kepentingan atas dimulainya pembangunan (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Blok Masela.
Waas menilai momentum ini merupakan tonggak sejarah yang telah lama dinantikan masyarakat Maluku selama puluhan tahun.
Groundbreaking Blok Masela bukan hanya memulai pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia, tapi juga menjadi simbol harapan baru bagi kemajuan Provinsi Maluku dan Kawasan Timur Indonesia.
“Kami memberikan penghargaan atas komitmen pemerintah dalam menghadirkan kepastian investasi serta memperkuat ketahanan energi nasional,” ungkap Waas, Jumat (17/7/2026) di Ambon
Ia katakan, sinergi antara pemerintah dan investor menjadi pondasi penting agar proyek ini berjalan tepat waktu, berkelanjutan dan bermanfaat besar bagi bangsa.
Namun demikian, keberhasilan proyek ini tidak boleh hanya diukur dari besarnya nilai investasi maupun kapasitas produksi gas.
“Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat Maluku menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat utama dari pembangunan tersebut,” ujarnya.
Untuk itu, Karang Taruna mendorong agar percepatan pembangunan Blok Masela diiringi dengan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat daerah.
Kebijakan seperti prioritas penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kompetensi generasi muda melalui pendidikan dan sertifikasi.
Selanjutnya keterlibatan nyata pengusaha lokal dalam rantai pasok proyek, mulai dari konstruksi, logistik, transportasi, jasa pendukung hingga pemberdayaan UMKM.
FORUM KEMITRAAN
Waas juga mengusulkan pembentukan Forum Kemitraan Blok Masela.
Forum ini melibatkan Pemerintah Pusat, Pemda, operator proyek, pengusaha lokal, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, tokoh adat dan masyarakat.
Tujuan forum kemitraan ini sebagai wadah koordinasi untuk memastikan keterlibatan masyarakat Maluku berlangsung secara nyata, terukur dan berkelanjutan.
TITIK AWAL
Blok Masela harus menjadi titik awal lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Maluku.
Efek berganda dari proyek ini harus mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan daya saing pengusaha daerah.
Serta memperkuat UMKM serta mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga iklim investasi yang aman, kondusif, dan produktif,” ajaknya.
Investasi yang sehat akan menjadi motor penggerak kesejahteraan bila dibangun di atas semangat kolaborasi, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat lokal.
PELAKU UTAMA
Saatnya orang Maluku tidak hanya menjadi saksi atas kekayaan alamnya sendiri, tapi menjadi pelaku utama, penerima manfaat utama, dan pewaris masa depan dari pembangunan yang berlangsung di tanah leluhurnya.
Olehnya itu ia tegaskan, Karang Taruna siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyiapkan SDM, mendorong kewirausahaan pemuda.
Baca Juga:
Ground Breaking Blok Masela, ISKA KKT: Merawat Bumi Bagian dari Iman: https://sentralpolitik.com/ground-breaking-blok-masela-iska-kkt-merawat-bumi-bagian-dari-iman/
Serta memastikan manfaat pembangunan Blok Masela benar-benar dirasakan oleh masyarakat Maluku dari generasi ke generasi. (*)






