Organisasi

BPJN Maluku Terus Dorong Percepatan Ekonomi, Buka Keterisolasian Wilayah

×

BPJN Maluku Terus Dorong Percepatan Ekonomi, Buka Keterisolasian Wilayah

Sebarkan artikel ini
Silaturahmi Pemuda Katolik
Pelaksana Tugas Kepala BPJN Maluku, David M. Samosir saat menerima silaturahmi Pemuda Katolik di kantornya, Kamis (9/7/2026). f:Mr Wang-

AMBON, SentralPolitik.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku mendorong percepat aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta membuka keterisolasian wilayah yang selama ini belum terhubung secara optimal.

Pelaksana Tugas Kepala BPJN Maluku, David M Samosir menegaskan itu, saat menerima kunjungan silaturahi Panitia Apel Akbar 10.000 Pemuda Katolik di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

Ia menyebutkan, setiap pembangunan di lapangan kadang kala terkendalapersoalan administratif dan tantangan sosial yang masih kerap muncul dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.

”Termasuk dukungan masyarakat terhadap penyelenggaraan pembangunan jalan nasional,” tandasnya.

Samosir menunjuk pengalamannya saat menangani berbagai proyek jalan dan jembatan, termasuk di wilayah Nusa tenggara Timur (NTT).

Intinya, kata dia, komunikasi Pemerintah Daerah dan dengan masyarakat sebelum memulai proyek turut mempengaruhi keberhasilan pembangunan.

Lantaran itu ia mengingatkan peran pemerintah kabupaten, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan memiliki peran strategis.

‘Terutama dalam membangun kesadaran publik bahwa pembangunan jalan merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat sendiri,” ingatnya.

Karena itu ia meminta dukungan pemerintah dan elemen masyarakat turut berkontribusi bagi pembangunan, terutama dalam mendukung Program Strategis Nasional di daerah ini.

‘’Saya minta Pemuda Katolik, tokoh masyarakat, dan OKP lainnya memberi kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya pembangunan jalan dan jembatan di Maluku guna mempercepat konektivitas,” harapnya.

150 KILOMETER TRANS YAMDENA

Sejauh ini BPJN telah membangun Trans Yamdena sepanjang 150 kilometer, ruas jalan Pulau Selaru (22 km), serta jalan nasional di Pulau Larat sepanjang 50 kilometer.

‘’Ini capaian kita dan strategis dari aspek pemerataan pembangunan maupun peningkatan mobilitas masyarakat dan distribusi barang,’’ sambung Samosir.

Terkait PSN Blok Masela ia mengak tetap memperkuat konektivitas kawasan serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat menjelang pengembangan PSN Blok Masela.

David menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada penyediaan akses transportasi.

Tapi menjadi pondasi utama dalam mempercepat aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta membuka keterisolasian wilayah.

Karena itu ia meminta dukungan pemerintah dan elemen masyarakat turut berkontribusi bagi pembangunan.

MITRA PEMERINTAH

Dalam pertemuan in, Panitia Apel Akbar 10.000 Pemuda Katolik menyatakan komitmennya menjadi mitra pemerintah.

Terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk membangun komunikasi yang konstruktif dengan masyarakat.

Sekretaris Panitia, Mathias Neis Watunglawar, mengatakan organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah.

“Kami hadir bukan sekadar pelaksanaan kegiatan program, namun menciptakan komunikasi yang efektif bagi harapan masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia, Costansius Kolatfeka, menyatakan kesiapannya membangun komunikasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan di Jakarta.

‘’Agar program pembangunan jalan nasional di Maluku dapat berjalan lebih efektif,’’ tandasnya.

Baca Juga:

BPJN Maluku Bergerak Cepat Perbaiki Jalan Amblas Poros Wahai-Masohi: https://sentralpolitik.com/bpjn-maluku-bergerak-cepat-perbaiki-jalan-amblas-poros-wahai-masohi/

Ikut dalam silaturahmi ini, Ketua Komda Pemuda Katolik Maluku, Denis Oratmangun, Panitia Lokal KKT, Mathias Alubwaman, Mr Wang dan sejumlah anggota.(*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram