SAUMLAKI, SentralPolitik.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, dan melindungi daya beli masyarakat menjelang akhir 2026.
Sekretaris Daerah KKT Brampi Moriolkosu, bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 yang berpusat di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan KKT, Rabu (21/10/2026).
Brampi mengatakan, GPM menjadi upaya pemerintah daerah menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga pangan
Sejumlah komoditas dijual dengan harga khusus, antara lain beras SPHP kemasan lima kilogram Rp60.000, telur ayam ras satu rak Rp60.000.
Selanjutnya, minyak goreng satu liter Rp15.000, dan gula curah satu kilogram Rp15.000.
Sebagian bahan pangan berasal dari petani dan peternak lokal, sedangkan lainnya berasal dari luar Maluku. Pembelian menggunakan sistem kupon untuk menjaga ketertiban distribusi.
Baca Juga:
Sekda Tanimbar Lantik Pj Kades Amdasa, Tekankan Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan Normal:
Pemkab KKT berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)






