Keagamaan

LPPD Gelar Raker Ke-12; Pesparawi Wadah Ciptakan Harmoni

×

LPPD Gelar Raker Ke-12; Pesparawi Wadah Ciptakan Harmoni

Sebarkan artikel ini
Raker LPPD Kota Ambon
Pose bersama LPPD Kota Ambon usai pembukaan Raker ke-12 di Hotel Amaris, Rabu (23/9/2026). f:CS-

AMBON, SentralPolitik.com — Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Ambon secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) ke-12 di Hotel Amaris, Rabu (23/9/2026). 

Ketua LPPD Kota Ambon, Pendeta Jopi Lailossa menegaskan Raker menjadi momen evaluasi kinerja sekaligus penyusunan strategi menuju ajang Pesparawi Nasional ke-14 di Manokwari, Papua Barat.

Dalam laporannya, Lailossa menjelaskan Raker ke-12 yang semestinya digelar awal tahun 2025 sempat tertunda akibat perubahan lokasi pelaksanaan Pesparawi Provinsi Maluku ke-11.

Sesuai jadwal semula di Dobo, dipindahkan ke Masohi, dan akhirnya berlangsung di Kota Ambon. Meski demikian, rapat tetap membahas capaian kegiatan tahun 2025–2026.

Kota Ambon meraih prestasi membanggakan dengan Juara Umum Pesparawi Provinsi Maluku ke-11 untuk ketiga kalinya berturut-turut. 

Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena lantas membukukan Piala Bergilir Gubernur Maluku.

Selanjutnya kontingen Kota Ambon yang berjumlah 72 orang tampil membanggakan di ajang Pesparawi Nasional ke-14 di Manokwari, Juni lalu. 

Capaian tersebut meliputi Juara 1 Nasional / Champion Musik Pop Gereja, Juara 3 Nasional Paduan Suara Pria dan  Paduan Suara Remaja Pemuda Audisi  Peringkat 7 Nasional.

“Pencapaian ini bukan sekadar hasil kerja pengurus, melainkan buah perjuangan bersama seluruh elemen pembinaan Pesparawi di Kota Ambon,” ujar Lailossa.

Ia juga menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh di tingkat kecamatan dan kota. 

Menurutnya, peristiwa di beberapa ajang lomba sebelumnya mengajarkan bahwa keberhasilan tidak bisa hanya mengandalkan reputasi masa lalu, melainkan kerja keras dan latihan yang berkelanjutan.

Ketua LPPD Maluku, Drs. Paulus Kastanya menyatakan terima kasih ke Pemerintah Kota Ambon, para pimpinan klasis, camat, serta seluruh pihak yang mendukung perkembangan Pesparawi. 

Raker ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen merenungkan capaian, perbaiki kelemahan dan menyusun terobosan baru agar lembaga terus berkembang.

HARMONI SOSIAL

Sementara Walikota Ambon Bodewin M Wattimena mengajak seluruh pihak memaknai Pesparawi bukan hanya soal lomba menyanyi, melainkan sarana membangun harmoni sosial dan karakter warga kota.

“Sebuah paduan suara tidak akan menciptakan harmoni jika hanya satu atau dua suara yang terdengar indah. Perlu peran semua bagian untuk menghasilkan keindahan.’’ 

‘’Begitu pula Kota Ambon kemajuan tidak bisa dibangun sendirian, melainkan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” tegas Bodewin.

Ia juga mengingatkan agar tidak terlena dengan pujian masa lalu. Peserta dari daerah lain terus berlatih dan berkembang. 

Karena itu, ingatnya, perlu mendorong warga kota untuk terus mengasah kemampuan, giat berlatih,menjaga semangat untuk tetap tampil sebagai yang terbaik di kancah nasional maupun internasional.

“Jangan sampai kita baru membuka mata saat sudah berada di tempat lomba. Latihan, kesungguhan, dan kerendahan hati adalah kunci agar tetap memberikan yang terbaik,” pesannya.

Sesuai rencana Raker ini menghasilkan program kerja dan strategi pembinaan Pesparawi di seluruh tingkatan kecamatan, klasis, hingga kota.

Baca Juga:

Kota Ambon Kembali Juara Umum, Pesparawi XI Malra Tuding Juri Tipu-tipu: https://sentralpolitik.com/kota-ambon-kembali-juara-umum-pesparawi-xi-malra-tuding-juri-tipu-tipu/

Kondisi ini guna menjaga konsistensi prestasi sekaligus memperluas jangkauan pembinaan bagi generasi penerus. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram