AMBON, SentralPolitik.com – Pemkot Ambon terus mendorong inovasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk di sektor kesehatan.
Salah satunya mendukung pengembangan Aiko Health, layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), melalui kolaborasi dengan GMANGO-Aiko Health.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah.
Terutama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, responsif, dan terintegrasi.
Katanya, perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi pemerintah, untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan.
‘’Selanjutnya mempermudah konsultasi awal, serta membantu warga mendapatkan arahan mengenai fasilitas pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tegas Lekransy kepada wartawan di Ambon, Kamis (22/10/2026).
INOVASI LAYANAN DIGITAL
Aiko Health merupakan inovasi layanan kesehatan digital yang dirancang untuk menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan rumah sakit.
Melalui teknologi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dan melakukan triase awal sebagai panduan.
Panduan untuk menentukan langkah berikutnya sebelum mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari tenaga medis apabila diperlukan.
Ronald menjelaskan, penerapan teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai instrumen pendukung pelayanan kesehatan, bukan sebagai pengganti tenaga medis.
Karena itu, ia berharap pemanfaatannya dapat membantu masyarakat memperoleh informasi awal lebih cepat, sekaligus mendukung keterhubungan antara warga dan fasilitas kesehatan.
Dukungan Pemkot Ambon terhadap pengembangan Aiko Health telah dimulai melalui pertemuan bersama Walikota Ambon pada 20 Juni 2026 di alai Kota Ambon.
Ikut dalam pertemuan itu Sekot, Kadis Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.
Dalam pertemuan itu, tim GMANGO-Aiko Health memaparkan konsep transformasi pelayanan kesehatan digital.
Selain itu potensi penggunaan kecerdasan buatan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Ini menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi antara pemda dan pengembang, untuk mengembangkan ekosistem kesehatan digital yang terhubung dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Ambon,” ujarnya.
Kemudian tindaklanjutnya melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara GMANGO-Aiko Health dan Dinas Kesehatan Kota Ambon pada 4 Juli 2026.
SOSIALISASI
Perjanjian tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan implementasi dan sosialisasi Aiko Health di lingkungan pelayanan kesehatan Kota Ambon.
Setelah kerjasama tekan PKS, tim Aiko Health melaksanakan sosialisasi dan pendampingan di 22 Puskesmas yang tersebar di wilayah kota.
Sosialisasi bertujuan memperkenalkan penggunaan aplikasi kepada jajaran fasilitas kesehatan sekaligus memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI.
Selanjutnya melalui sosialisasi itu, ia berharap tenaga kesehatan dapat memahami fungsi dan batasan teknologi sehingga menyesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan pelayanan.
Baca Juga:
Setahun Kepemimpinan Wattimea-Toisuta, Pemkot Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis: https://sentralpolitik.com/setahun-kepemimpinan-wattimena-toisutta-pemkot-gelar-pemeriksaan-kesehatan-gratis/
Serta tetap mengutamakan pemeriksaan dan keputusan medis oleh tenaga profesional. (*)






