Keagamaan

HUT SEKAMI Ke-183, Walikota Ambon: Anak Ambon Jadi Terang Dunia

×

HUT SEKAMI Ke-183, Walikota Ambon: Anak Ambon Jadi Terang Dunia

Sebarkan artikel ini
HUT SEKAMI
Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia (HUT SEKAMI) ke-183 Tahun yang digelar KMKI Keuskupan Amboina. F:SS-

AMBON, SentralPolitik.com – Dari tangan-tangan kecil dan wajah polos penuh sukacita, lahir pesan besar tentang iman, persatuan, dan masa depan.

Kondisi ini tergambar dalam Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia (HUT SEKAMI) ke-183 Tahun oleh Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Amboina.

Iklan

Kegiatan berlangsung di Gedung Gereja Santo Jacobus Ahuru, Minggu (4/1/2026) dengan tema  “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi”.

Ratusan anak dan remaja dari berbagai paroki di Kota Ambon berkumpul bukan sekadar untuk merayakan HUT, tapi menegaskan jati diri mereka sebagai misionaris kecil Gereja.

Kecil secara usia, namun besar dalam panggilan dan kasih.

Ekaristi Kudus mengawali perayaan selanjutnya pawai misi, pentas seni bernuansa iman dan budaya, serta lomba-lomba edukatif.

Setiap rangkaian kegiatan menjadi bahasa sederhana anak-anak untuk menyuarakan satu pesan: iman harus hidup dan memberi dampak nyata bagi sesama.

MASA DEPAN AMBON

Walikota Ambon,  Bodewin Wattimena menegaskan bahwa tema HUT SEKAMI ke-183 bukan slogan seremonial, melainkan panggilan hidup bersama.

“Di dalam Kristus, perbedaan bukan penghalang, tapi kekuatan. Anak-anak ini adalah benih masa depan Ambon dengan hati yang besar, dengan kasih, doa, dan kepedulian yang lahir sejak dini,” tegas Wattimena.

Saat memberi sambutan, ia menekan pentingnya sinergi Gereja, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas, tapi juga kuat moral dan spiritual.

“Kalau karakter dan iman di bangun sejak kecil, maka Ambon ke depan akan berdiri di atas fondasi persaudaraan yang kokoh,” ujarnya.

Pastor Paroki Santo Jacobus Ahuru, Romo Carol Jamrevav MSC menegaskan bahwa anak-anak Sekami adalah bagian aktif dari Gereja semesta.

“Iman bukan pengalaman pribadi semata. Anak-anak bukan penonton dalam Gereja, tetapi bagian dari satu tubuh Kristus yang hidup dan diutus untuk bermisi,” katanya.

Ia menekankan misi tidak selalu wujudkan lewat hal besar, tapi melalui kesaksian sederhana dalam keseharian, berbagi, peduli dan berani menunjukkan kasih.

BINTANG

Wakil Uskup Kota Ambon RD. Amandus Oratmangun mengajak,  anak-anak memahami makna lambang bintang sebagai simbol terang Kristus.

Kristus yang menuntun mereka, sebagaimana bintang menuntun para majus pada peristiwa penampakan Tuhan Yesus.

Direktur Diosesan KMKI Keuskupan Amboina, RD. A. Lopez Sirken, menyampaikan HUT Sekami merupakan bagian dari agenda besar pembinaan anak dan remaja di Maluku dan Maluku Utara.

Termasuk kegiatan lintas agama dan persiapan Ambon sebagai tuan rumah agenda misi nasional ke depan.

Ketua Panitia, Teresia Subankoly melaporkan selain ratusan anak dari delapan paroki, keterlibatan lintas komunitas dan umat beragama juga ikut kegiatan.

Baca Juga:

Rp. 1 Miliar Dana Hibah Gereja Ludes, Bangunan tak Rampung; Dua Panitia Diseret ke Meja Hijau: https://sentralpolitik.com/rp-1-miliar-dana-hibah-gereja-ludes-bangunan-tak-rampung-dua-panitia-diseret-ke-meja-hijau/

Perayaan HUT Sekami akhirnya menegaskan satu hal: Dari kota ini, dari anak-anak kecil dengan iman yang hidup, terang Kristus terus dinyalakan untuk dunia. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram