Pendidikan

Bupati Maluku Tengah Bicara Masa Depan Daerah, Sarjana Diminta Jadi Bagian Solusi

×

Bupati Maluku Tengah Bicara Masa Depan Daerah, Sarjana Diminta Jadi Bagian Solusi

Sebarkan artikel ini
WISUDA STKIP Gotong Royong
WISUDA STKIP Gotong Royong Masohi, Selasa (20/10/2026). Bupati mengingatkan sarjana bukan akhir dari perjalanan pendidikan. f:NAS-

MASOHI, SentralPolitik.com – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir mengingatkan wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gotong Royong Masohi bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan.

‘’Sarjana adalah awal dari tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat,’’ katanya Selasa (20/10/2026).

Ia menekankan itu dalam  sambutannya pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana STKIP Gotong Royong Masohi, di Masohi.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Ia menegaskan, keberhasilan meraih gelar akademik perlu diikuti dengan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurutnya, ilmu pengetahuan yang ada selama menempuh pendidikan harus menjadi bekal untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan, sekaligus melahirkan gagasan dan solusi atas persoalan masyarakat.

Zulkarnain juga mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana.

Ia mendorong mereka untuk terus berkarya, menjaga integritas, bersikap rendah hati, serta berani menciptakan nilai positif bagi lingkungan sekitarnya.

ORANG TUA

Selain memberikan pesan kepada para wisudawan, Bupati turut menyampaikan penghargaan kepada orang tua dan keluarga yang telah mendukung perjalanan pendidikan anak-anak mereka.

Ia mengapresiasi doa, pengorbanan, dan kesabaran keluarga yang menjadi bagian penting dalam mengantarkan para lulusan hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah juga mengapresiasi peran STKIP Gotong Royong Masohi dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas.

Keberadaan perguruan tinggi ini, nilainya, memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

Pendidikan, dalam konteks pembangunan daerah, tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, dan kepedulian sosial.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan Maluku Tengah yang maju, rukun, dan berkeadilan.

Baca Juga:

Universitas Djar Wattihelu Telorkan Wisudawan Perdana: https://sentralpolitik.com/universitas-djar-wattihelu-telorkan-wisudawan-perdana/

Selanjutnya berharap para lulusan mampu menerapkan pengetahuan sesuai bidang keilmuan masing-masing, sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan pembangunan. (*)

Baca Berita Menarik Lainnya! Dapatkan informasi terbaru dari SentralPolitik.com
Channel Telegram ➜