AMBON, SentralPolitik.com – Pemkot Ambon bakal menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026.
Gerakan ini sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Ambon.
GPM yang juga berjalan serentak secara nasional ini berlangsung pada Kamis (22/10/2026) bertempat di Halaman Parkir Kantor Balai Kota Ambon, mulai pukul 09.00 WIT sampai selesai.
Juru Bicara Pemerintah Kota Ambon, Ronald Lekransy, Rabu (21/10/26) di Balai Kota menyampaikan pelaksanaan GPM ini merupakan wujud komitmen Pemkot di bawah kepemimpinan Walikota Bodewin M Wattimena dan Wawali, Ely Toisutta.
Terutama membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
“GPM serentak secara nasional ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat serta mengendalikan laju inflasi daerah, terutama dalam momentum peringatan Hari Pangan Sedunia,” ujar Ronald.
Lebih lanjut katanya, program akan menjual berbagai jenis komoditas pangan pokok dan strategis dengan harga yang di bawah harga pasar.
KOMODITI
Adapun rincian harga komoditas pada GPM kali ini antara lain; Beras SPHP dengan harga Rp 60.000 per 5 Kg, Bawang Merah (Rp 25.000 / Kg) , Bawang Putih (Rp 25.000 / Kg) Cabe Rawit (Rp 40.000 / Kg).
Cabe Keriting (Rp 35.000 / Kg), Minyak Goreng Kita (Rp 15.000 / Liter), Gula Pasir (Rp 16.000 / Kg), Telur Ayam (Rp 50.000 / Rak) ,Tomat (Rp 15.000 / Kg) serta Ikan Segar (Rp 15.000 / Kg).
Ronald mengimbau kepada warga Kota Ambon agar dapat memanfaatkan momen pelaksanaan GPM ini guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan harga yang bersahabat.
Pemerintah tentu berharap ada manfaat bagi masyarakat dari program Gerakan Pangan Murah ini.
Baca Juga:
Wagub Maluku Harap GPM Dapat Kurangi Inflasi; https://sentralpolitik.com/wagub-maluku-harap-gpm-dapat-kurangi-inflasi/
“Sebab Pemerintah hadir dalam upaya stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat guna memenuhi kebutuhannya dengan harga yang bersahabat,” tandasnya. (*)






