Hukum dan Kriminal

Sopir Angkot Liang Palang Jalan, TNI Polri Bersinergi; Situasi Kembali Kondusif

×

Sopir Angkot Liang Palang Jalan, TNI Polri Bersinergi; Situasi Kembali Kondusif

Sebarkan artikel ini

AMBON, SentralPolitik.com – Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah setempat bergerak cepat menangani aksi pemalangan jalan.

Sejumlah pengemudi Angkot jurusan Negeri Liang palang di perbatasan Negeri Waai dan Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/4).

Aksi yang terjadi sekitar pukul 08.10 WIT itu sempat menyebabkan kemacetan total di ruas jalan Ambon–Liang dan Liang–Ambon.

Menyikapi situasi tersebut, personel Polsek Salahutu bersama unsur TNI segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan negosiasi dengan massa.

Kapolsek Salahutu, AKP Aris, S.Sos menyampaikan langkah cepat aparat di lapangan berhasil meredam potensi eskalasi konflik serta memastikan situasi tetap terkendali.

“Kami bersama rekan-rekan TNI dan tentunya dukungan dari para Raja langsung melakukan pendekatan persuasif kepada para pengemudi dan masyarakat,” katanya.

“Prioritas kami adalah menjaga keamanan serta membuka kembali akses jalan bagi masyarakat,” ujarnya.

PELEMPARAN

Aksi pemalangan dipicu insiden pelemparan terhadap salah satu Angkot milik warga Negeri Liang sekitar pukul 06.00 WIT di kawasan Cold Storage Hurnala, Negeri Tulehu.

Dalam kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi akibat lemparan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Sebagai tindak lanjut, aparat TNI–Polri memfasilitasi mediasi yang berlangsung di Polsek Salahutu pada pukul 10.30 WIT.

Hadir pada pertemuan Raja Negeri Tulehu, Raja Negeri Liang, perwakilan kecamatan Salahutu, serta keluarga terkait.

Dari hasil mediasi mendapat kesepakatan seluruh permasalahan akan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku. Dan mengganti kerugian.

Kedua pihak menjamin tidak akan terjadi lagi aksi pemalangan maupun kekerasan.

Berkat sinergi TNI–Polri dan dukungan seluruh pihak, pada pukul 12.00 WIT akses jalan kembali normal. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Aparat juga menindaklanjuti dugaan pencemaran nama baik di media sosial yang menjadi salah satu pemicu kejadian. Pihak terkait telah diarahkan untuk menjalani proses hukum di Polresta Ambon.

Baca Juga:

Kaul Kambing dan Penyembelihan Merpati, Ritual Adat Damai di Negeri Liang; https://sentralpolitik.com/kaul-kambing-dan-penyembelihan-merpati-ini-ritual-adat-damai-di-negeri-liang/

TNI–Polri mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan setiap persoalan kepada aparat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku. (*)

Baca berita menarik lainnya dari SentralPolitik.com di Channel Telegram