SAUMLAKI, SentralPolitik.com _ Warga Desa Tutukembong Kabupaten Kepulauan Tanimbar melakukan Sweri atau sasi adat terhadap Kantor Camat Nirunmas, Minggu (20/10/2024).
Ini setelah Penjabat Bupati KKT Alaydrus mencopot Camat, Sadrak Batlolona.
—
Aroma politik menyeruak. Pencopotan Camat, karena ia dinilai tak mampu membendung ProJO yang membludak di kecamatan itu.
Sumber media ini, Selasa (22/10/2024) menyebutkan kalau Tua Adat, tokoh masyarakat, pemuda Desa Tutukembong meluapkan kekecewaan mereka terhadap pergantian Camat.
Sweri ini merupakan tumpahan emosional dan protes warga akibat pergantian Plt Camat Nirunmas Sadrak Batlolona kepada Plt Camat baru Gerardus Sarwuna.
Warga menyebut tindakan Pj Bupati dengan melakukan pergantian adalah tindakan semena-mena yang tidak berdasarkan aturan kepegawaian.
‘’Kok pergantiannya tanpa mekanisme evaluasi, dan terkesan tertutup,’’ kecam mereka.
AROMA POLITIK
Pencopotan ini membuka aroma politik di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Terindikasi adanya bau tak sedap terkait kepentingan dan keberpihakan Pj Bupati dalam Pilkada Tanimbar 2024.
Sumber media ini menyebutkan kalau seminggu sebelum pergantian, berlangsung kampanye dialogis oleh Paslon PRoJO (Pit Rangkoratat-Hendrik Jauhari Oratmangun) di Kecamatan Nirunmas.
Secara kasat mata, warga setempat sangat antusias dengan membanjiri kegiatan kampanye.
Secara umum, pelaksanaan kampanye berhasil dan memberikan dampak elektoral yang sangat baik untuk pasangan PRoJO.
Dari situasi ini, kemudian dibuat analisa yang tidak tertanggung jawab bahwa Camat Nirunmas gagal menghadang laju Paslon PRoJO.
Entah benar atau tidak, sumber lain mengatakan kalau Camat gagal. ‘’Karena itu imbasnya pergantian pada 17 Oktober kemarin,’’ kata sumber lain.
SWERI
Pergantian plt Camat ini membuat warga emosi. Mereka kemudian melakuan sweri atau sasi adat terhadap Kantor Camat Nirunmas, Minggu (20/10/2024).
Tak hanya itu, warga juga meminta Menteri Dalam Negeri untuk segera mengevaluasi kinerja Pj Bupati KKT.
Baca Juga:
Deklarasi Kampanye Damai Berlangsung Tegang, ProJO Tampil Elegan; https://sentralpolitik.com/deklarasi-kampanye-damai-berlangsung-tegang-projo-tampil-elegan/
‘’Seorang Pj Bupati harus netral dan tidak memihak. Tapi pejabat KKT terindikasi memihak pada Paslon tertentu,’’ tandas warga. (*)