AMBON, SentralPolitik.com – Polsek Baguala saat ini tengah menangani laporan dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kelurahan Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIT.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, korban sedang mengendarai sepeda motor. Kemudian seorang pria menghentikannya.
Terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya kemudian mengambil kunci kendaraan dan membawa kabur sepeda motor milik korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan pihak keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Baguala sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
GERAK CEPAT
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Baguala bergerak cepat dengan menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian.
Kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dan informasi awal guna kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Baguala, Iptu Esterlina Titiheru melalui Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay, menjelaskan kasus tersebut saat ini masih dalam proses pendalaman penyidik.
Hingga kini, polisi belum menemukan fakta maupun bukti yang mengarah pada tindak pidana begal sebagaimana informasi yang beredar.
Informasi adanya begal ini beredar di sejumlah pemberitaan, media sosial, maupun percakapan masyarakat.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”
BELUM PASTI BEGAL
“Hingga saat ini, belum ada fakta yang menguatkan bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi begal,” ujar Ipda Janet.
Katanya, polisi masih mendalami seluruh fakta dan keterangan terkait guna memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya serta mengungkap identitas pelaku.
Saat ini, Polsek Baguala terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa itu agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses pengungkapan kasus.
Dengan demikian, informasi yang menyebutkan terjadinya aksi begal di wilayah Lateri hingga saat ini belum terbukti kebenarannya.
Baca Juga:
Ada Upaya Ganti Pelaku Dibalik Larutnya Kasus Laka Lantas di Kota Tual: https://sentralpolitik.com/ada-upaya-ganti-pelaku-dibalik-larutnya-kasus-laka-lantas-di-kota-tual/
Ia mengharapkan masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum pasti kebenarannya. (*)






