AMBON, SentralPolitik.com — Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Kota Ambon mengapresiasi langkah Walikota Ambon Bodewin Wattimena yang memberikan kepercayaan kepada sejumlah kader Katolik untuk mengambil bagian dalam Pemerintahan Kota Ambon.
Wakil Ketua ISKA Kota Ambon, Costansius Kolatfeka menyampaikan apresiasi, menyusul pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Ambon, Jumat (11/9/2026).
Sejumlah kader Katolik ikut dilantik termasuk Ketua ISKA Kota Ambon Mathias Neis Watunglawar sebagai Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Ambon.
Menurut Costansius, kepercayaan tersebut menjadi momentum penting bagi kader-kader Katolik karena mendapat ruang berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai kapasitas dan disiplin ilmu masing-masing.
Ia menilai penempatan aparatur berdasarkan kompetensi merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional.
“Pelantikani ini merupakan hari yang sangat luar biasa bagi kami keluarga kader-kader Katolik. Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada pak Walikota karena benar-benar memperhatikan kader-kader kami dan mendistribusikan sesuai bidang dan disiplin ilmu,” katanya.
Sebagai Ormas Katolik pihaknya juga memberi dukungan sekaligus mengawal kebijakan Wali Kota Ambon.
“Kami siap memberi kontribusi pemikiran dalam mewujudkan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Ambon selama lima tahun ke depan,” ujarnya.
Ia mengatakan dukungan organisasi tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial.
Sebaliknya, ISKA bersama organisasi lainnya seperti Pemuda Katolik, PMKRI, WKRI, OMK, Kaum Bapa Katolik, dan kelompok lainnya dapat memberikan kontribusi konstruktif terhadap pembangunan daerah.
Costansius juga menilai kepemimpinan Bodewin Wattimena perlu mendapat apresiasi karena mampu menjaga stabilitas Kota Ambon melalui komunikasi dengan berbagai pihak.
“Saya percaya bahwa orang-orang yang sungguh-sungguh menjaga stabilitas dan harmonisasi serta mendudukkan orang pada porsinya merupakan bentuk profesionalitas dalam menata tata kelola pemerintahan,” katanya.
Di sisi lain, Costansius mengingatkan para kader Katolik yang memperoleh amanah agar tidak menjadikan jabatan sebagai kepentingan pribadi atau kelompok.
Menurutnya, para kader harus menjaga kepercayaan dengan kerja nyata, integritas, kerendahan hati dan berorientasi pelayanan publik.
“Kami berharap mereka bekerja dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati untuk melayani masyarakat Kota Ambon serta menunjukkan kerendahan hati dalam melayani kepentingan publik,” tegasnya.
Selanjutnya ia menegaskan komitmen tersebut dengan prinsip pengabdian yang menurutnya harus tetap berpijak pada identitas kebangsaan dan daerah.
Baca Juga:
ISKA Kota Ambon Dukung Gubernur Maluku Perjuangkan UU Daerah Kepulauan: https://sentralpolitik.com/iska-kota-ambon-dukung-gubernur-maluku-perjuangkan-uu-daerah-kepulauan/
“Amanah yang dipercayakan bersumber dari iman. Kami 100 persen Katolik, 100 persen Kota Ambon, Maluku dan 100 persen Indonesia,” ujarnya. (*)






