SAUMLAKI, SentralPolitik.com – DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI di Aula Hotel Galaxi, Kota Saumlaki, Senin (27/4/2026).
Agenda lima tahunan itu menjadi momentum penting bagi partai berlambang pohon beringin ini untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah perjuangan politik ke depan.
Hadir saat Musda pengurus DPD Partai Golkar Maluku, pengurus kabupaten, kader, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan Parpol dan organisasi kemasyarakatan.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar A. Lessy menegaskan Golkar lahir dari sejarah panjang perjuangan bangsa dan tetap berdiri sebagai partai karya yang bertumpu pada kerja nyata.
“Golkar bukan sekadar organisasi politik. Ia adalah gerakan karya. Kita tidak dibesarkan oleh retorika, tapi oleh kerja nyata. Kita tidak berdiri karena sorak-sorai, tapi karena kepercayaan rakyat,” tegasnya.
Di tengah tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan teknologi, dan dinamika geopolitik, Golkar tetap mengambil peran strategis dalam menjaga arah pembangunan nasional dan kepentingan rakyat.
BLOK MASELA
Ia juga mengingatkan posisi strategis Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai wilayah beranda timur Indonesia yang memiliki potensi besar.
Termasuk pengembangan Proyek Blok Masela yang ia harapkan mampu membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun demikian, Umar mengingatkan bahwa investasi besar harus berdampak langsung bagi masyarakat lokal.
“Setiap tetes investasi harus mengalir menjadi kesejahteraan rakyat Tanimbar,” ujarnya.
Dalam konteks politik daerah, Lessy menyebut capaian Golkar di Tanimbar yang tetap mempertahankan tiga kursi DPRD Kabupaten serta satu kursi DPRD Provinsi Maluku sebagai fondasi penting.
Meski demikian, ia meminta seluruh kader tidak cepat puas. “Kemenangan sejati bukan sekadar jumlah kursi, tetapi besarnya kepercayaan rakyat,” katanya.
EVALUASI
Sementara itu, Ketua DPD Kepulauan Tanimbar, Piet Kait Taborat mengatakan Musda VI bukan sekadar agenda organisasi, tapi momentum menentukan masa depan partai di Bumi Duan Lolat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Golkar Maluku atas kepercayaan yang diberikan selama masa kepemimpinannya.
Serta berterima kasih kepada seluruh kader yang tetap menjaga soliditas partai di tengah berbagai tantangan politik.
Piet Kait juga mengakui bahwa pada Pemilu 2024, Golkar masih mampu mempertahankan tiga kursi DPRD Kabupaten. Namun pada Pilkada terakhir, partai kembali mengalami kekalahan.
“Hal ini tentu harus menjadi bahan evaluasi berjenjang agar pada Pilkada mendatang kita bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap Musda kali ini dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa Golkar semakin maju, berjaya, dan semakin dekat dengan rakyat.
“Kita harus solid, kita harus maju demi kebesaran dan kejayaan Partai Golkar di Bumi Duan Lolat tercinta ini,” tandasnya.
MEMPERKUAT DEMOKRASI
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, saat pembukaan menyampaikan apresiasi Pemda kepada Partai Golkar.
Golkar telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas politik, memperkuat demokrasi, serta mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan akan berjalan efektif jika didukung sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh kekuatan politik.
Pemda membuka ruang kolaborasi yang konstruktif Golkar untuk memperkuat pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan menghadirkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan efisiensi dan dinamika pembangunan harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dan kerja keras.
Juliana berharap Musda VI Golkar Tanimbar dapat melahirkan pemimpin partai yang berintegritas, memiliki kapasitas, serta mampu menghadirkan politik yang beretika dan menjawab harapan masyarakat.
Baca Juga:
Bupati Ozan Akui Golkar Kian Seksi di Maluku Tengah: https://sentralpolitik.com/bupati-ozan-akui-golkar-kian-seksi-di-maluku-tengah/
Musda VI Golkar Tanimbar menjadi panggung penting konsolidasi kader, sekaligus penanda kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang dengan semangat baru dan kekuatan yang lebih solid. (*)






