Jaksa Sita Rp.860 Juta dari Tangan Koruptor di Aru

Mobil, Tanah dan Bangunan Ikut Dirampas

DOBO (SentralPolitik) – Jaksa  eksekutor  Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Senin (10/04) menyita uang sebanyak Rp. Rp.860 juta hasil korupsi, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Kasi Intel Kajari  Aru, Romy P. Nitisasmita, SH melalui  Kasi Pidum dan Humas Kejaksaan tinggi Maluku, Wahyudi Kareba SH, Senin (10/04) malam mengatakan, selain ratusan juta uang yang dirampas dari tangan empat terpidana, jaksa juga menyita mobil, tanah dan bangunan Hak Milik hasil korupsi.

‘’Uang yang disita bersumber dari hasil pengusutan 3 kasus masing-masing kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Karaway di Aru Tengah, Kasus Korupsi Dana Desa dan Kasus Korupsi Proyek Jalan,’’ katanya.

Dia merinci, jaksa melakukan eksekusi melalui putusan Pengadilan Negeri Nomor /Pid.sus- TPK/ 2022/ PN. Ambon tanggal 11Januari 2023 atas nama terpidana Rul Barja dan Indra Jonatan Selly. ‘’Uang yang disita sebesar Rp. 443,2 juta dalam rangka memulihan kerugian keuangan negara,” katanya.

Selain itu perkara pembangunan Puskesmas Desa Karawai Kecamatan Aru Tengah Timur, jaksa menyetorkan hasil penjualan 12 lembar plat ACP merek  Seven  Rp.3.600.000 dan 17 rangka alumunium ALCO Rp. 1.700.000. Total sebesar Rp. 5.300.000 yang diperhitungkan untuk menutupi uang pengganti perkara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *