Mantan Walikota Tual Adam Rahayaan Akhirnya Ditahan, Terlibat Korupsi Beras

AMBON,Sentral Politik.com _ Adam Rahayaan, mantan Walikota Tual akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Maluku dalam perkara tindak pidana korupsi (Tipikor). Polisi langsung menahan Rahayaan.

Adam terbelit kasus penyelewengan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Kota Tual hampir 200 ton yang merugikan negara sebesar Rp. 1,8 miliar.

Polisi menetapkan Adam sebagai tersangka pada Jumat (26/4/2024) sore setelah jalani pemeriksaan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Kombes  Hujra Soumena dalam konferensi pers penanganan kasus korupsi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Kota Tual, Jumat (26/4/2024) malam di ruang rapat Ditreskrimsus Polda Maluku, kawasan Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Tadi sore, Ditreskrimsus telah menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka tindak pidana korupsi cadangan beras pemerintah Kota Tual yaitu pak Adam Rahayaan,” ungkap Soumena kepada puluhan wartawan.

Ia katakan, penetapan Adam Rahayaan sebagai tersangka ini setelah penyidik berhasil mendapatkan satu alat bukti yang selama ini dikejar penyidik.

“Dan Alhamdulillah, pada beberapa minggu kemarin, hingga hari ini kita putuskan untuk menetapkan pak Adam sebagai tersangka,” jelasnya.

Penetapan tersangka ini, setelah penyidik berkeyakinan ada peran yang cukup signifikan dari Adam Rahayaan di kasus ini.

Penyidik menyimpulkan bahwa Adam adalah orang yang memerintahkan atau menyuruh orang lain untuk melakukan perbuatan pidana.

Dalam konferensi pers tersebut, Kombes Hujra didampingi Kasubdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Maluku Komisaris Polisi Rian Suhendi dan AKP Imelda Haurissa dari Bidang Humas Polda Maluku.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan Abas Apollo Renwarin sebagai tersangka dalam perkara ini pada medio Agustus 2022 lalu saat Dirreskrimsus Kombes Pol Harold W Huwae.

Walau sudah berstatus tersangka korupsi, namun penyidik lewat pertimbangan subjektif tidak menahan Abas. Dia hanya wajib lapor.

Dengan diterapkannya Adama Rahayaan sebagai tersangka, maka sudah ada dua tersangka dalam perkara korupsi ini.

HOTEL PRODEO

Setelah penetapan sebagai tersangka, polisi menahan Adam Rahayaan bersama Abas Apollo Renwarin.

Polisi menjebloskan ke “Hotel Prodeo” Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Maluku di kawasan Tantui, sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan.

DUA KALI DIPERIKSA

Sebelum polisi menahannya, penyidik Aipda Adolf Erens Tahapary memeriksanya Jumat (26/4/2024).

Selain Adam, pemeriksaan tambahan juga berlangsung terhadap Abas Apollo Renwarin. Tersangka Abas oleh Panit 2 Subdit 3 Tipikor Iptu Edi Samale.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar